Mojokerto — Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar acara reuni bagi para mantan peserta Jambore Nasional Pramuka Penggalang di seluruh Indonesia untuk yang kedua kalinya (GR 2), Minggu (16/12).
Sebelumnya, pada tahun lalu, PJ91 sukses menggelar acara GR 1 di Bojonegoro dan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di kawasan Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.
Berbeda dengan kegiatan reuni terdahulu yang hanya dihadiri kalangan Purna Jamnas ke-5 (1991), pada tahun ini kegiatan diiikuti oleh lintas Purna Jamnas dan diselenggarakan di atas kapal perang di kawasan militer jajaran Markas Komando Armada 2, Surabaya, Jatim.
Dikatakan lintas Purna Jamnas karena beberapa peserta yang hadir telah berusia lanjut (di atas 60 tahun) dan ada yang masih berusia belia (16 tahun).
Para peserta yang hadir umumnya juga tergabung dalam Ikatan Purna Jamnas Indonesia (IPJI), di antaranya berasal dari mantan peserta Jamnas 1973, 1981, 1986, 1991, 2001, dan 2016.
Meski belum seluruh angkatan Jamnas yang ikut hadir, hal itu sudah sangat luar biasa bagi panitia, lantaran tidak mudah mencari dan mengumpulkan para mantan peserta Jamnas yang berjumlah ribuan.
“Kami berusaha mencari kawan-kawan kami yang dahulu pernah bersama-sama mengikuti Jamnas, baik melalui jejaring media sosial atau dengan berkunjung ke rumahnya.
Tidak mudah memang, sebab sudah 27 tahun berlalu,” ungkap Aryanto, Ketua Panitia GR 2, dalam keterangannya, Senin (17/12).
Ia mengaku hingga kini masih menyimpan banyak dokumentasi Jamnas 1991.
Lebih lanjut Aryanto menjelaskan bahwa GR 2 dilaksanakan berdasarkan AD/ART PJ91 yang telah ditetapkan pada Rakernas I PJ91, di mana para anggota atau pengurus PJ91 dapat melakukan berbagai kegiatan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
“Kegiatan kali ini terlaksana atas kerja sama tim daerah PJ91 Jawa Timur dibantu TNI AL, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan sesama PJ91, serta meningkatkan rasa kebangsaan bagi anggota Purna Jamnas,” ujar Aryanto dalam sambutannya.
Terkait dengan kegiatan reuni di atas kapal perang (KRI 591), panitia memang sengaja memperbolehkan para peserta membawa anggota keluarga, khususnya anak-anak.
Sebab, hal ini terkait dengan tujuan dan tema yang diambil panitia GR2, yaitu ‘Menanamkan Jiwa Bahari Warisan Nenek Moyang Kita Seorang Pelaut’, yang terselenggara berkat kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Markas Komando Armada 2 (TNI AL Mako Armada 2), Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, setidaknya dikuti 350-an orang terdiri atas 138 peserta dari PJ91, 41 dari lintas angkatan PJ, 97 anggota keluarga PJ91, dan 74 personel TNI AL Mako Armada 2.
Meski berbeda generasi dan latar belakang profesi maupun adat budaya, ratusan peserta yang hadir tampak begitu antusias berbaur dan bergembira mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari kunjungan ke Monumen Jalesveva Jaya Mahe (Monumen Yos Sudarso) dan kegiatan di KRI 591.
“KRI Teluk Penyu yang dulu pernah digunakan buat kegiatan Widya Wisata Jamnas 91 kini sudah masuk masa konservasi karena usianya yang sudah tua.
Dan kali ini merupakan suatu kehormatan bagi KRI Surabaya bisa mendukung kegiatan reuni PJ91,” ungkap Mayor TNI M Achnaf, mewakili Komandan KRI sekaligus Komandan Armada 2 Surabaya. []