Hari ketika langit dipenuhi doa-doa hamba.
Hari ketika air mata penyesalan, harapan, dan permintaan diangkat kepada Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah…”
Maka jangan lewatkan hari ini seperti hari-hari biasa.
Ambillah waktu untuk benar-benar berdoa.
Bukan sekadar meminta hal dunia, tapi ceritakan semuanya kepada Allah.
Ceritakan tentang lelah yang selama ini kamu sembunyikan.
Tentang hati yang sedang kacau.
Tentang ketakutan yang tidak bisa kamu ceritakan kepada siapa-siapa.
Tentang doa yang sudah lama kamu tunggu jawabannya.
Mintalah apa pun.
Mintalah hal besar yang terasa mustahil.
Mintalah jalan keluar dari masalah yang terasa buntu.
Mintalah ketenangan untuk hatimu.
Mintalah agar Allah memperbaiki hidupmu, keluargamu, imanmu, dan masa depanmu.
Dan jangan lupa…
mintalah untuk akhiratmu.
Mintalah agar Allah mengampuni dosa-dosamu, menjaga hatimu dari kesyirikan dan maksiat, mengistiqamahkanmu dalam kebaikan, membantumu lebih khusyuk dalam beribadah, dan akhirnya memasukkanmu ke dalam surga-Nya.
Perbanyaklah mengucapkan:
“لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير”
Karena itulah sebaik-baik dzikir dan doa yang diucapkan para nabi.
Hari Arafah tidak datang setiap hari. Ia hanya datang sekali dalam setahun.
Jangan sampai kita menyesal karena melewatinya tanpa banyak berdoa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
“Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah dan sebaik-baik doa yang diucapkan olehku dan para nabi Sebelum ku adalah “لا اله الا الله حده لا شريك له له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير”” (HR Tirmidzi)
Jimmy, Anggota PJ ’91 dari Jawa Barat