Di bawah langit Cibubur yang biru cerah,
Angin berbisik membawa kabar yang indah.
Ribuan tunas kelapa berkumpul menyapa,
Dalam detak jantung semangat yang membara.
Tahun sembilan satu, kenangan terpatri,
Di hamparan perkemahan kita berdiri.
Seragam cokelat, kacu melingkar di dada,
Tanda persaudaraan, teguh dalam jiwa.
Tawa pecah di depan api unggun yang hangat,
Malam bertabur bintang, semangat kian memikat.
Tepuk tangan, yel-yel, dan lagu yang senada,
Menyatu dalam harmoni, tanpa sekat dan beda.
Dari Sabang sampai Merauke kita bersua,
Tangan saling genggam, janji setia dijaga.
Bukan sekadar tenda yang kokoh berdiri,
Tapi tali persahabatan yang takkan mati.
Langkah kaki tegap, menembus rimbun hutan,
Mencari jejak petualangan penuh kesan.
Setiap tetes keringat, setiap canda tawa,
Menjadi saksi abadi, kenangan penuh jiwa.
Oh, Jambore Nasional sembilan satu,
Tempat kita belajar, tempat kita bersatu.
Meski waktu berlalu, memudar ditelan masa,
Semangat Cibubur tetap hidup, sepanjang usia.